Headlines News :

7 Mitos Salah yang Dipercaya oleh Dokter


Budaya populer dipenuhi oleh mitos dan legenda. Sebagian besar tidak berbahaya. Namun ketika dokter mulai percaya dengan mitos, mungkin ini sudah saatnya untuk waspada. Dalam laporan British Medical journal bulan desember, peneliti telah memperhatikan beberapa kesalahpahaman, mulai dari kepercayaan bahwa seseorang harus minum 8 gelas air per hari sampai membaca di lampu redup akan merusak penglihatan.

“Kami merasa perlu mengangkat hal ini, karena kami tahu bahwa dokter mempercayai hal-hal seperti itu, dan bahkan memberikan informasi seperti demikian pada pasien”. Demikian kata dr. Aaron Caroll, asisten profesor pediatrik (spesialis anak) pada Indiana School of Medicine. “Dan kepercayaan seperti ini sering disitasi oleh media populer”. Inilah mitos tersebut, sehingga dapat diinformasikan kepada dokter anda.

1. Mitos: Manusia hanya menggunakan 10 persen dari kapasitas otaknya.

Fakta: Dokter dan pelawak, seperti Jerry Seinfeld, sering mensitasi pernyataan ini. Ia sering secara sembrono dihubungkan dengan Albert Einstein. Namun scan MRI, scan PET, dan studi radiologi telah menunjukkan bahwa tidak ada area mengganggur (dormant) pada otak. Setelah melihat neuron individu pada sel, ternyata tidak ditemukan area yang inaktif. Studi metabolik mengenai bagaimana sel otak memproses kimiawi tubuh menunjukkan tidak adanya area yang tidak berfungsi. Menurut Caroll, mitos ini kemungkinan berasal dari para motivator kepribadian di tahun 1900an yang ingin meyakinkan audiensnya bahwa mereka belum mencapai potensi mereka secara penuh.

2. Mitos: Anda sebaiknya minum setidaknya delapan gelas perhari.

Fakta: “Tidak ada bukti medis yang menyatakan bahwa anda memerlukan air sebanyak itu”. Demikian kata dr. Rachel Vreeman, peneliti pediatrik. Menurut Vreeman, mitos ini berasal dari tahun 1945, dimana Badan Nutrisi Amerika Serikat merekomendasikan bahwa seorang individu mengkonsumsi cairan sebanyak 8 gelas. Bersamaan dengan berjalannya waktu, kata ‘cairan’ berubah menjadi air. Namun air yang berada pada buah, sayuran, kopi, dan cairan lainnya seharusnya juga dihitung.

3. Mitos: Kuku jari dan rambut akan tumbuh setelah kematian.

Fakta: Sebagian besar dokter pada awalnya meyakini hal ini. Namun setelah mereka pikirkan lebih jauh, ini tidak mungkin. Yang terjadi adalah sebagai berikut. “Sewaktu kulit tubuh mengering, jaringan lunak, terutama kulit, mengalami pengkerutan’. Demikian kata Vreeman. “ Kuku kelihatan lebih terlihat sewaktu kulit mengering. Hal yang sama juga terjadi dengan rambut, namun tidak terlalu jelas. Ketika kulit menyusut kedalam, rambut terlihat lebih kelihatan di permukaan kulit.”

4. Mitos: Rambut yang dicukur tumbuh lebih cepat, lebih gelap, dan lebih besar.

Fakta: Pada uji klinis tahun 1928 telah membandingkan pertumbuhan rambut di bagian kulit kepala yang dicukur dan yang tidak dicukur. Rambut yang digantikan oleh rambut yang dicukur ternyata tidak lebih gelap, lebih tebal, atau lebih cepat pertumbuhannya. Kajian yang lebih mutakhir telah mengkonfirmasikan hal ini. Inilah yang terjadi. Ketika rambut mulai tumbuh setelah dicukur, ia tumbuh dengan ujung tumpul, demikian penjelasan Caroll dan Vreeman. Seiring dengan berjalannya waktu, ujung tumpul tersebut menjadi semakin tumpul, sehingga rambut menjadi kelihatan lebih tebal. Rambut yang baru tumbuh bisa kelihatan lebih gelap juga, karena ia belum terkena paparan sinar matahari.

5. Mitos: Membaca di lampu redup merusak penglihatan

Fakta: Peneliti tidak menemukan bukti bahwa membaca di lampu redup menyebabkan kerusakan mata permanen. Ia dapat menyebabkan tegangan mata dan sementara mengurangi ketajaman penglihatan, yang segera akan pulih.

6. Mitos: Makan Kalkun membuat mengantuk

Fakta: Bahkan Carroll dan Vreeman meyakini hal ini, sampai mereka melakukan riset. Yang dipelajari, ternyata terdapat zat triptofan di kalkun yang menyebabkan ngantuk. Namun kalkun tidak mengandung zat itu lebih banyak daripada ayam atau sapi. Mitos ini didorong oleh fakta bahwa kalkun sering dimakan secara ‘kolosal’ bersama hidangan lain sewaktu liburan, sering kali dengan minuman keras. Dua hal itu bisa menyebabkan rasa kantuk.

7. Mitos: Ponsel dilarang digunakan di rumah sakit

Fakta: Tidak ditemukan adanya kasus kematian berhubungan dengan hal ini. Kasus interferensi dengan instrumen rumah sakit biasanya tidak serius, demikian temuan peneliti. Dalam satu kasus, handphone ditemukan telah menginterferensi 4 persen dari instrumen, namun hanya ketika telfon berada dalam jarak 1 meter dari instrumen. Kajian yang lebih baru, tahun ini, menemukan tidak adanya interferensi pada 300 tests di 75 ruang perawatan. “Ketika kami mendiskusikan kajian ini, dokter kelihatan tidak percaya bahwa handphone tidak menggagu instrumen.’ Demikian kata Vreeman. “Namun setelah kami memaparkan bukti medis, mereka akhirnya percaya bahwa kepercayaan seperti itu tidak tepat.”


Hati-Hati Perut Buncit Bikin Pikun

5 Penyakit Khas Wanita Yang Dapat Dialami Pria

7 Kota Mati Paling Mengerikan Di Dunia

7 Zona Perairan yang Masih Dianggap Misterius

Sejarah dan Asal Usul Musik Rock and Roll

Rock and roll (sering ditulis sebagai rock 'n' roll) adalah genre musik yang berkembang di amerika serikat di akhir tahun 1940-an, dan mencapai puncak kepopuleran di awal tahun 1950-an. Dari amerika serikat, genre musik ini tersebar ke seluruh dunia. Rock and roll melahirkan berbagai macam subgenre yang secara keseluruhan dikenal sebagai musik rock.

Ciri khas rock and roll adalah pada ketukan (beat) yang biasanya dipadu dengan lirik. Rock and roll menggunakan beat yang didasarkan salah satu ritme musik blues yang disebut boogie woogie ditambah aksen backbeat yang hampir selalu diisi pukulan snare drum.

Versi klasik dari rock and roll dimainkan dengan satu atau dua gitar listrik, gitar bas listrik, dan drum set. Perangkat kibor sering dimainkan sebagai alat musik tambahan. Bila dimainkan dengan dua gitar listrik, gitar listrik yang dimainkan untuk memberi melodi disebut guitar lead, sedangkan gitar untuk memberi ritme dan harmoni disebut gitar ritme. Saksofon sering dijadikan instrumen melodi pada gaya rock and roll awal tahun 1950-an, tapi digantikan perannya oleh gitar elektrik di pertengahan tahun 1950-an.

Di akhir tahun 1940-an, bentuk awal rock and roll bahkan memakai piano sebagai instrumen melodi. Salah satu cikal bakal rock and roll adalah musik boogie woogie dengan piano sebagai melodi, seperti permainan musik berbagai kelompok big band yang mendominasi dunia musik amerika dekade 1940-an. Kepopuleran rock and roll secara massal dan mendunia ternyata menimbulkan dampak sosial yang tidak terduga. Rock and roll bukan saja mempengaruhi gaya bermusik, tapi sekaligus gaya hidup, gaya berpakaian, dan bahasa. Selain sukses di dunia musik, bintang-bintang di periode awal rock and roll juga sukses di dunia film dan televisi. Elvis presley, misalnya merupakan bintang rock and roll yang sukses sebagai bintang film dan televisi.


Asal Usul
rock and roll mulai muncul sebagai gaya baru dalam bermusik di amerika pada akhir tahun 1940-an sebagai percabangan musik country dan western produk budaya orang amerika berkulit putih, dan musik rhythm and blues (r&b) yang merupakan produk budaya orang afrika-amerika. Unsur-unsur rock and roll sebenarnya sudah bisa didengar pada lagu-lagu country tahun 1930-an dan lagu-lagu blues dari tahun 1920-an. Walaupun demikian, genre musik yang baru ini tidak disebut "rock and roll" hingga di tahun 1950-an.

Bentuk awal rock and roll adalah rockabilly yang memadukan unsur-unsur r&b, blues, jazz, dan dipengaruhi musik folk appalachia serta musik gospel. Bila ditelusur lebih jauh lagi, cikal bakal musik rock and roll bisa ditemukan di daerah slum five points, kota new york pada pertengahan abad ke-19. Di daerah tersebut untuk pertama kalinya terjadi percampuran antara tari afrika yang ritmis dengan musik eropa, khususnya musik untuk tari rakyat jig asal irlandia yang sangat melodius.

Penyanyi gospel berkulit hitam dari daerah selatan amerika serikat menggunakan istilah "rocking" untuk menyebut sesuatu yang mirip dengan proses pengangkatan yang akan dialami orang yang percaya di akhir zaman. Istilah "rocking" pada akhir dekade 1940-an menjadi bermakna ganda, "menari" dan juga "seks", seperti pada lirik lagu "good rocking tonight" yang dibawakan pemusik blues roy brown. Lagu seperti ini biasanya hanya diputar stasiun radio yang menyiarkan musik orang afrika-amerika dan jarang didengar kalangan orang berkulit putih.

Pada dekade 1920-an dan 1930-an, orang kulit putih di amerika banyak menyenangi pemusik berkulit putih yang memainkan musik jazz and blues milik orang afrika-amerika. Musik yang sama namun bila dimainkan pemusik berkulit hitam justru sering tidak mendapat sambutan. Pemusik r&b berkulit hitam yang digemari orang berkulit putih cuma sedikit, di antaranya yang menonjol adalah louis jordan, mills brothers, dan the ink spots. Semasa lagu-lagu baru belum banyak diciptakan, lagu hit di awal era rock and roll banyak merupakan rekaman ulang dari lagu r&b atau blues yang sudah dikenal sebelumnya. Genre musik blues nantinya terus memberi inspirasi bagi para pemusik rock. Pemusik blues bergaya delta blues seperti robert johnson dan skip james menjadi inspirasi bagi pemusik rock inggris the yardbirds, cream, dan led zeppelin.

Di tahun 1951, alan freed, seorang dj di cleveland, ohio mulai memutar jenis musik yang diperkirakannya bisa disukai pendengar dari berbagai kalangan dan ras. Alan freed disebut-sebut sebagai orang yang pertama kali menggunakan istilah "rock and roll" untuk musik r&b yang gembira dan energetik. Sewaktu bekerja sebagai dj di stasiun radio wjw di cleveland, alan freed mengadakan konser rock and roll yang pertama. Konser dilangsungkan 21 maret 1952 dan diberi nama "the moondog coronation ball". Acara dihadiri penonton yang sebagian besar orang afrika-amerika, tapi harus diakhiri sewaktu baru saja mulai karena penonton yang luar biasa padat. Setelah konser yang pertama sukses, alan freed terus mengadakan berbagai pertunjukan rock and roll yang banyak ditonton orang berkulit hitam dan berkulit putih. Pertunjukan seperti ini membantu penyebaran gaya musik afrika-amerika di berbagai kalangan.

Alan freed

Pengamat musik sering berdebat mengenai pemusik yang berhak dicatat sebagai pembuat rekaman rock and roll yang pertama. Sister rosetta tharpe sudah merekam musik yang penuh dengan teriakan dan hentakan di tahun 1930-an dan 1940-an. Gaya bermusiknya mirip dengan ciri khas rock and roll di pertengahan tahun 1950-an. Sister rosetta sudah menduduki tangga lagu pop di tahun 1938 dengan lagu-lagu berirama gospel seperti "this train" dan "rock me", serta dilanjutkan di tahun 1940-an dengan "strange things happenin every day", "up above my head", dan "down by the riverside". Pemusik lain yang menyanyikan lagu gospel/blues dengan iringan piano boogie adalah big joe turner dengan "roll 'em pete". Lagu ini direkamnya di tahun 1939, tapi hampir-hampir tidak bisa dibedakan dengan gaya rock and roll tahun 1950-an. Artis yang merilis rekaman mirip rock and roll pada dekade 1940-an dan awal tahun 1950-an, di antaranya: Roy brown ("good rocking tonight", tahun 1947), paul bascomb ("rock and roll", 1947), fats domino ("the fat man," 1949), big joe turner ("honey, hush", 1953, dan "shake, rattle and roll", 1954), serta les paul and mary ford ("how high the moon," 1951).

Sister rosetta

Artikel majalah rolling stone terbitan tahun 2004 menyatakan singel pertama elvis presley produksi sun records yang berjudul "that's all right (mama)" adalah rekaman rock and roll yang pertama. Sementara itu, lagu hit "bo diddley" dan "i'm a man" oleh bo diddley dikatakan sebagai perintis beat baru yang menghentak, serta memperkenalkan cara bermain gitar yang unik dan menjadi inspirasi bagi pemusik lain.

Elvis Thats All Right Mama

Lagu "rock around the clock" oleh bill haley adalah lagu rock and roll pertama yang menduduki puncak tangga lagu majalah billboard untuk angka penjualan dan jumlah pemutaran lagu (airplay) di radio. Bill haley membuka pintu bagi gelombang baru kebudayaan pop yang disebut rock and roll. Pemusik-pemusik lain yang menciptakan lagu hit di periode awal rock and roll adalah chuck berry, little richard, dan kelompok vokal bergaya doo-wop. Sementara itu, di dunia musik pop berjaya para penyanyi yang sudah menjadi bintang sejak dekade sebelumnya, misalnya eddie fisher, perry como, dan patti page. Di periode awal rock and roll, mereka mulai menemui kesulitan menempatkan lagu-lagu pop di tangga lagu akibat terhalang lagu rock and roll.


Sejarah dan Asal Usul Tarian Harlem Shake


Asal usul Harlem Shake dari mana ? Harlem Shake tarian tak beraturan ini terkenal di dunia namun darimana asal usul Harlem Shake ini. Awal mula munculnya gerakan Harlem Shake ini bermula pada tahun 1981 di Harlem, permukiman besar di New York, AS, di mana ada seorang yang bernama Al Bm membuat gerakan dansa yang menggerak-gerakkan bahu keluar-masuk,dan seluruh tubuh. Kemudian gerakan itu dinamainya sesuai dengan huruf depan dari namanya, menjadi “Albee” atau “Albee in Harlem”. 

Tarian ini kemudian berkembang dan dikenal sebagai Harlem Shake. Puncaknya ialah di tahun 2001, di mana popularitas Harlem Shake semakin meningkat karena digunakan oleh beberapa artis hip-hop asal New York, seperti Jadakiss, Cam’ron, dan P. Diddy. Pada tahun 2012, 

Harlem Shake ini kembali muncul sebagai gaya tarian hip-hop populer, sekaligus menjadi sebuah judul lagu instrumental yang diproduksi oleh Baauer, nama panggung seorang produser Amerika, Harry Rodrigues. Lagu tersebut diunggah ke YouTube pada 23 Agustus 2012, dan mendapat tanggapan positif dari blog musik, dan juga para artis seperti Diplo, Brodinski, dan lainnya. 

Kemudian, baru pada bulan Februari 2013 ini, tepatnya tanggal 2 Februari 2013, salah seorang pengguna YouTube dengan ID DizastaMusic mengunggah video parodi dari tarian Harlem Shake ciptaan Baauer tersebut. Sejak saat itu, bertambah banyaklah pengguna YouTube yang mengunggah video-video parodi Harlem Shake, hingga sekarang ini menjadi sangat booming, bahkan disebut-sebut mampu menggeser posisi Gangnam Style di tangga musik internasional. 

Menurut data yang dicatat oleh pihak YouTube, dari sepanjang minggu kedua di bulan Februari 2013 ini, sudah ada lebih dari 4.000 video yang berjudul Harlem Shake, diunggah ke YouTube setiap harinya, dan hampir 12.000 video Harlem Shake itu dilihat lebih dari 44 juta kali.
 

Copyright © 2013. Ompol Dewa - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger